Lancer (Diarmuid Ua Duibhne)


Diarmuid Ua Duibhne adalah seorang ksatria Fianna dari Siklus Fenian mitologi Irlandia. Dia dikenal sebagai kekasih Gráinne, calon istri Fianna pemimpin Fionn mac Cumhaill dalam legenda Pengejaran Diarmuid dan Grainne.
Dalam legenda Tuatha Dé Danaan, Aengus dewa cinta dan kreativitas adalah bapak angkat dan pelindung dari Diarmuid. Dikisahkan dalam legenda Diarmuid Ua Duibhne adalah seorang ksatria tangguh yang bisa membunuh 3400 prajurit seorang diri. Diarmuid memiliki senjata pedang bernama Moralltach yang diberikan oleh dewa laut Manannán mac Lir dan Beagalltach yang diberikan oleh Aengus. Selain itu Diarmuid juga diketahui memegang dua buah tombak, tombak kuning kecil bernama Gae Buide dan tombak merah besar bernama Gae Derg. Senjata-senjata ini menurut legenda dapat menimbulkan luka yang tidak dapat disembuhkan oleh siapapun.
Diarmuid, ketika ia berburu di suatu malam, bertemu dengan seorang wanita yang merupakan perempuan muda. Setelah tidur dengan dia ia meletakkan tempat cinta magis di dahinya, setiap wanita yang melihat tempat cinta langsung jatuh cinta dengan dia. 
GraInne, dari Fionn mac Cumhail berniat menjadi kekasihnya, dia merasa jatuh cinta dengan Diarmuid ketika dia melihat dia di pesta pernikahan. Dia meletakkan GEIS baginya untuk melarikan diri dengan Diarmuid, dengan penerbangan panjang mereka dari Fionn dibantu oleh Aonghus Og. 
Akhirnya,  Fionn memaafkan Diarmuid setelah Aonghus Og bertanggung jawab atas nama mereka, pasangan menetap di Kerry dan mempunyai lima anak. Bertahun-tahun kemudian, bagaimanapun, Fionn mengundang Diarmuid untuk berburu babi hutan, dan Diarmuid malah ditanduk oleh babi di hutan raksasa Benn Gulbain. Air minum dari tangan Fionn telah dapat penyembuhan, tetapi ketika Fionn mengumpulkan air dengan berjalan melalui jari-jarinya sebelum ia bisa membawanya ke Diarmuid. Dia terancam oleh putranya IO
n dan cucu Oscar untuk bermain adil, tapi terlambat Diarmuid telah meninggal.Setelah kematian Diarmuids, Aengus mengambil mayatnya kembali ke Brugh dimana ia meniupkan kehidupan ke dalamnya kapan pun ia ingin mengobrol.